KPK Bidik 34 Calon Kepala Daerah yang Diduga Terjerat Korupsi

399

INFOSULBAR.COM, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, mengungkapkan terdapat 368 laporan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh calon kepala daerah peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

“Dari laporan tersebut, KPK bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menganalisisnya, dan ada 34 calon kepala daerah yang terindikasi kuat terlibat praktik korupsi. Itu pasti akan jadi bahan buat kami untuk ditindaklanjuti di KPK,” kata Agus seperti yang dilansir dari KORAN JAKARTA, Selasa (6/3) kemarin.

Agus menguraikan, dari 34 calon kepala daerah yang diduga terlibat tindak pidana korupsi, hampir seluruhnya akan menjadi tersangka.

Namun, Agus mengaku, KPK butuh waktu untuk menetapkan tersangka para kepala daerah tersebut.

“Jadi untuk beberapa calon kepala daerah, bukan 90 persen untuk peserta jadi tersangka. Jadi, selalu kalau kami naikkan penyidikan itu dasarnya pasti kuat, salah satunya informasi dari PPATK,” tegasnya.

Sebelumnya, Agus mengatakan sebagian besar calon kepala daerah yang akan menyandang status tersangka itu bertarung di Pilkada Pulau Sulawesi, Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

“Ada yang petahana, ada yang sudah berhenti dari jabatannya, tapi sekarang maju untuk pilkada pada tingkatan yang lebih tinggi,” tuturnya.

Agus menjelaskan, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk mempertimbangan status hukum dan waktu pengumuman calon kepala daerah yang tersandung kasus korupsi itu.

Menurutnya, KPK ingin pengumuman itu dilakukan sebelum hari pemungutan suara berlangsung. Harapannya, supaya masyarakat tidak salah memilih calon pemimpin di daerahnya.

“Kalau bisa, sebelum pemilihan berlangsung. Sehingga, tidak perlu dipilih dan masyarakat tidak kecewa atas pilihannya nanti,” ujar Agus. (Sumber:KJ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here