Resmi, Pengurus PMII Cabang Mamuju Dilantik

1468

INFOSULBAR.COM, Mamuju – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju masa khidmat 2018-2019 resmi dilantik, Senin (14/5/18) di aula Kampus Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju.

Ketua Bidang Pengembangan Sumberdaya Alam Pengurus Besar (PB) PMII, Wahyu Hidayat yang melantik secara langsung.

Dalam kesempatannya, ketua PMII Cabang Mamuju Muh. Rusdi Nurhadi mengatakan, bahwa keberhasilan dalam menjalankan roda organisasi sangat ditentukan oleh pengurus dan kader di semua tingkatan.

“Tentunya, amanah pergerakan ini adalah amanah besar. Dan tentunya menjadi ketua cabang hanyalah simbol. Ketika pengurus komisariat dan rayon tidak maksimal sebagai ujung tombak, maka organisasi ini tidak akan jalan. Kepengurusan ini hanya satu tahun, tentu banyak hal yang akan kita kerjakan,” kata Rusdi.

Dia juga berpesan, bahwa penguatan lembaga dan penguatan bimbingan para alumni PMII sangatlah diharapkan agar roda organisasi kaderisasi tetap berjalan secara optimal.

“Pertama adalah penguatan lembaga. Kaderisasi yang kita utamakan. Perebutan kader di semua posisi, sistem dan penguatan ideologi negara. Kedua adalah penguatan alumni. Bagaimana kita mewujudkan secara bersama-sama cita-cita PMII. Alumni harus memberikan pembinaan kepada kami para kader,” harapnya.

“Olehnya, semua harus sinergi, pemerintah, aparat, OKP dan organisasi lainnya, utamanya pengurus PMII Sulbar hingga ke tingkat rayon,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengembangan Sumberdaya Alam PB PMII Wahyu Hidayat, berharap kepada Majelis Pembina Cabang (Mabincab) agar tetap mengawal kaderisasi di Mamuju.

“Saya berpesan kepada Mabincab agar mengawal kader PMII. Sebab biasanya kader hanya dibimbing, tapi tidak update dalam panduan terkait konstitusi terbaru di PMII. Kita juga menganjurkan ada gerakan entrepreneur di tataran kader. Ini agar Mabincab tidak selalu menjadi sasaran kader setiap ada kegiatan. Jadi kader bisa mandiri melaksanakan setiap kegiatan,” jelasnya.

Di akhir kesempatannya, Wahyu juga sempat menyinggung terkait aksi terorisme yang akhir-akhir ini marak terjadi di tanah air. Terlebih, kader PMII harus benar-benar jeli dalam mengidentifikasi para penganut paham radikal dan terorisme.

“Sekarang ini susah mengidentifikasi terorisme, sebab pelaku aksi teroris di Sarinah Thamrin itu berpakaian casual. Dan bukan lagi kalangan ekonomi bawah, karena terbukti baru-baru ini di Surabaya pelaku terorisme justru dari kalangan ekonomi mapan. Sehingga bisa jadi ada di sekitar kita yang tidak teridentifikasi, makanya kader PMII harus tetap bergerak melihat dan mengamati mereka,” kuncinya.

Hadir dalam kegiatan itu, Asisten III Pemkab Mamuju, Andi Tonga, Kasi Intel Korem 142 Tatag Letkol Thomas, Perwakilan Kabinda Sulbar, Mabincab PMII Mamuju Suardi Mappeabang, Ketua PKC PMII Sulbar Joko Suprianto, Ketua PC GP Ansor Mamuju Zahrir, Ketua DPD KNPI Mamuju Selvi Febriana, perwakilan Polres Mamuju dan perwakilan Dandim 1418 Mamuju.

Hadir juga Ketua HMI Cabang Manakarra, Kwtua IMM Mamuju Hadi Eka Saputra, Ketua GMNI Mamuju Esa Hermansyah,Sekretaris PC GP Ansor Mamuju Ashari Rauf, para senior PMII Mamuju, para mantan Ketua PC PMII Mamuju, jajaran pengurus PC PMII Mamuju masa khidmat 2018-2019, dan tamu undangan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here