Begini Hasil Operasi Mantap Brata Terkait Pilkada Polman dan Mamasa

1791

INFOSULBAR.COM, Mamuju – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, menggekar Press Conference terkait hasil hasil pengamanan operasi Mantap Brata 2018.

Kegiatan yang digelar di ruang Vicon Polda Sulbar ini, dipimpin langsung Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharudin Djafar didampingi Wakapolda Kombes Pol Endi Sutendi, Karo Ops Kombes Pol Subchan dan KabIda Humas Polda Sukbar AKBP Hj. Mashurah.

Di hadapan sejumkah pimpinan redaksi dan wartawan media cetak, elektronik dan online, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar mengatakan, pengamanan Pemilukada serentak di dua Kabupaten Provinsi Sulbar, yakni Kabupaten Polman dan Mamasa pada tanggal 27 Juni 2018 berjalan aman, lancar dan demokratis

“Hal tersebut tntunya tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak dalam mensukseskan rangkaian pesta demokrasi, demi melahirkan pemimpin yang jurdil dan mampu memimpin daerah menjadi lebih sejahterah,” kata Baharudin Djafar.

Baharudin menyebutkan, tahapan pengamanan pemilukada Polda Sulbar sendiri melibatkan 950 personil Polri ditambah 683 TNI dan 2,612 Linmas yang disebar di 1,283 TPS di kabupaten Polman dan Mamasa.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini juga mengungkapkan, dalam tahap pengamanan Pilkada sebelum puncak pemilihan (pencoblosan di TPS) terdapat dua laporan pengaduan terkait politik uang di Mamasa berdasarkan laporan Polisi : LP/32/VI/2018/SPKT dan LP/34/VI/2018/SPKT.

“Adapun identitas pelapor yaitu TT (42) dan DM (59),” sebutnya.

Dirkrimum Polda Sulbar Kombes Pol Yaved Duma Perembang mengatakan, kedua kasus tersebut telah ditingkatkan dalam proses sidik dengan melakukan penyitaan barang bukti hingga penahanan terhadap tersangka.

“Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka EL (46) sebanyak dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu, tersangka lainnya yakni DP diamankan barang bukti uang tunai pecahan RP.100 ribu sebanyak lima lembar,”katanya.

Tentunya tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak dalam mensukseskan rangkaian pesta demokrasi, demi melahirkan pemimpin yang jurdil dan mampu memimpin daerah menjadi lebih sejahterah,”kata Baharudin Djafar.

Baharudin menyebutkan, tahapan pengamanan pemilukada Polda Sulbar sendiri melibatkan 950 personil Polri ditambah 683 TNI dan 2,612 Linmas yang disebar di 1,283 TPS di kabupaten Polman dan Mamasa.

Ia juga mengungkapkan, dalam tahap pengamanan Pilkada sebelum puncak pemilihan (pencoblosan di TPS) terdapat dua laporan pengaduan terkait politik uang di Mamasa berdasarkan laporan Polisi : LP/32/VI/2018/SPKT dan LP/34/VI/2018/SPKT.

“Adapun identitas pelapor yaitu TT (42) dan DM (59),”sebutnya.

Dirkrimum Polda Sulbar, Kombes Pol Yaved Duma Perembang mengatakan, kedua kasus tersebut telah ditingkatkan dalam proses sidik dengan melakukan penyitaan barang bukti hingga penahanan terhadap tersangka.

“Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka EL (46) sebanyak dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu, tersangka lainnya yakni DP diamankan barang bukti uang tunai pecahan RP.100 ribu sebanyak lima lembar,” sebutnya.

Baharudin Djafar menambahkan, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, pasca Pilkada pihaknya juga mengunjungi masing-masing paslon serta menghimbau agar menerima hasil penghitungan suara.

Aksi Kapolda tersebut juga diapresiasi oleh masing-masing paslon. Dimana Kapolda Sulbar dan seluruh jajarannya dinilai telah memberikan pengamanan dan netral dalam bertugas.

Berikut hasil perhitungan suara Pilkada Polman dan Mamasa :

– Perolehan penghitungan surat keputusan KPU Polman No : 36 Hk.03.1-Kpt/7604/KPU-Kab/VII/2018. Tanggal 4 juli 2018 dengan jumlah TPS sebanyak 795 yaitu pasangan nomor urut 1 Salim-Marwan : 97.889 dan nomor urut 2 AIM-Benar : 121.328.

– Perolehan penghitungan surat keputusan KPU Polman No : 27/PL.03.6-Kpt/7603/KPU-Kab/VII/2018. Tanggal 4 juli 2018 dengan rincian perolehan pasangan H. Ramlan Badawi dan Marthinus Tiranda : 48.552 dan kolom kosong : 30.758.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here