HUT Kemerdekaan RI ke 73 Tahun, 383 Narapida Sulbar Dapat Remisi

1072

INFOSULBAR.COM, Mamuju – Moment peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah hal yang sangat diagung-agungkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pasalnya, di tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia berhasil merebut kemerdekaan dan bebas dari para penjajah.

Tak hanya itu, pada setiap moment kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah selalu memberikan remisi (pengurangan masa tahanan) kepada para Narapidana.

Di tahun ini, Provinsi Sulawesi Barat memberikan pengurangan masa tahanan (Remisi) kepada 383 masyarakat binaan di seluruh rutan yang ada di wilayah Sulbar.

Hal ini tentu menjadi moment yang menjadi dambaan para Narapidana (Napi) sehingga bisa dengan cepat berjumpa dengan keluarganya.

Kegiatan Pemberian Remisi Umum Bagi Narapidana Se-Provinsi Sulawesi Barat dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mamuju Jl. Pengayoman No. 12 Kabupaten Mamuju yang ditujukan untuk peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulbar, Ketua DPRD Sulbar, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, Kadis Pemuda dan Olahraga, Dir Narkoba Polda Sulbar, yang mewakili Kepala Kemenkumham Provinsi Sulbar, yang mewakili Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulbar dan undangan lainnya.

Rincian Rekapitulasi Perolehan Remisi Umum Tahun 2018 Sulbar, sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum, yakni Lapas Klas IIB Polewali 134 orang, Rutan Kelas IIB Mamuju 87 orang, Rutan Klas IIB Majene 58 orang, Rutan Kelas IIB Pasangkayu 76 orang, Cabang Rutan Polewali di Mamasa 18 orang dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Mamuju 10 orang.

Wakil Gubernur Sulbar, Hj. Enny Anggraeni Anwar dalam sambutannya mengatakan, pemberian remisi ini bukanlah suatu bentuk kemudahan bagi warga binaan untuk dapat cepat bebas, tetapi merupakan suatu sarana untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memotivasi diri, sehingga dapat mendorong warga binaan kembali memilih jalan kebenaran.

Selain itu, melalui remisi ini juga dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat, agar mempunyai kesempatan untuk menginternalisasikan nilai-nilai masyarakat secara tepat.

“Melalaui pemberian remisi ini diharapkan akan memberikan kesadaran kepada saudara-saudara untuk selalu berbuat baik dan berperan aktif dalam pembangunan dimasyarakat dan yang mendapat remisi bebas hendaknya jangan sampai kembali lagi ke Lapas ini,” jelasnya.

Disela-sela kegiatan, Kapolda Sulbar, Brigjenpol Baharuddin Djafar menjelaskan, Remisi hanya diberikan untuk Narapidana umum saja, termasuk tidak diberikan secara serta merta, namun melalui tahap penilaian selama di dalam lembaga permasyarakatan.

“Harapannya, dengan remisi yang diberikan, para Narapidana akan lebih sadar dan bisa kembali kejalan yang lebih baik,” pungkas Jenderal Bintang Satu itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here