PP GP Ansor Bakal Berangkatkan Umroh Bapak Almarhum Hermawan

1414

INFOSULBAR.COM, Mateng – Di balik rasa sedih dan duka, ada juga rasa haru dan bangga meyelimuti keluarga almarhum Hermawan, salah satu kader terbaik Banser yang wafat dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Suasana malam di rumah almarhum yang sederhana itu, berubah menjadi hening. Saharuddin, bapak almarhum Hermawan berserta keluarganya tertunduk haru.

Tak ada sepatah kata yang diucapkan, kecuali rasa terimakasih kepada Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, bahwa dirinya akan diberangkatkan umroh secara gratis oleh PP GP Ansor.

Saharuddin diumrohkan, sebagai bentuk penghargaan kepada almarhum Hermawan, sebagai anggota banser Mamuju, yang telah gugur dalam tugas kemanusiaan bencana alam gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Hermawan saat itu, ditugaskan oleh Tagana Mamuju di bagian distribusi Logistik untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala yang ditempatkan di Bandara Tampa Padang, Mamuju.

Malam itu, Kamis, 4 Oktober 2018, Hermawan menuju Posko Induk Bersama untuk mengambil logistik, serta melakukan pelayanan terhadap para korban di posko Induk bersama, Rumah Jabatan Wakil Bupati Mamuju bersama sahabat-sahabat Banser dan relawan lainnya.

Saat Hermawan pamit ke kosnya, terdengar kabar dari Kurniadi dan Jasman,nyang merupakan PC GP Ansor Mamuju, bahwa Hermawan mengalami kesakitan dan harus dibawa ke rumah sakit.

Sahabat-sahabat Banserpun bersama anggota Tagana, membawa Hermawan ke rumah sakit sekitar pukul 20.00 Wita malam, Jamis, 4 Oktober 2018.

Namun, Tuhan berkehendak lain, nyawa Hermawan tidak dapat tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 21.00, Kamis, 4 Oktober 2018, di RSUD Mamuju.

Gugurnya Hermawan sebagai pejuang kemanusiaan itu, terdengar sampai Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Chololil Qoumas.

Selaku panglima tertinggi Banser, Gus Yaqut mengutus Direktur Lembaga Wakaf, sekaligus Koordinator Pemagangan Tenaga Kerja ke Jepang PP GP Ansor dan ditemani oleh Abdul Rauf, Wakil Ketua Lembaga Wakaf, Muhtadin Bahar.

Selain itu, tim ini juga didampingi Andi Dedi Kader Ansor Erekang, Rahmat Kader Ansor Enrekang, Edo kader Ansor Maros dan Nur Hikmah Denwatser Pinrang. Mereka mendatangi kediaman Almarhum dan bertemu orang tua Almarhum untuk diberangkatkan umroh sebagai bentuk penghargaan kepada almarhum Hermawan.

Di rumah duka, malam itu, di desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabuoaten Mamuju Tengah, Selasa, 9 Oktober 2018, terlihat Saharuddin bersama puluhan keluarganya sedang beraktifitas usai tahlilan malam ke tiga almarhum dan persiapan tahlilan malam ketujuh. Tiba-tiba dua minibus toyota avanza warna putih dan honda mobilio warna hitam–rombongan PP GP Ansor–tiba di rumah duka.

PP GP Ansor itu, disambut baik oleh keluarga dan orang tua Almarhum. Mereka dipersilahkan masuk ke dalam rumahnya dan bersantap malam bersama.

Usai bersantap malam bersama, PP GP Ansor, Direktur Lembaga Wakaf, Abdul Rauf mengutarakan kedatangannya bahwa orang tua almarhum Hermawan akan diberangkatkan umroh oleh PP GP Ansor.

“Ucapan terima kasih kami pak mewakili atas nama ketua umum kami, H. Yaqut Cholil Qoumas atas pengabdian almarhum kepada Banser yang selama ini menjadi anggota Banser aktif di setiap kegiatan, utamanya tim skolat di setiap Diklatsar Banser yang dilakukan oleh PC GP Ansor Mamuju. Terkhusus saat detik-detik kepergian almarhum yang telah gugur sebagai pejuang kemanusian korban bencana Palu, Sigi dan Donggala. Bapak sabar ya, kita ini digerakan Pemuda Ansor, hari ini memilik 5 juta kader sedang berduka cita dan mendo’akan anak bapak semoga khusnul khotimah.
Ini hanya pemberian kecil, ucapan terima kasih alakadarnya, dan sekaligus ingin memberangkatkan bapak umroh melalui PT Sorban Nusantara,” tutur Abdul Rauf kepada Saharuddin dan puluhan keluarganya yang menyaksikan pertemuan itu, Selasa, (9/10/2018).

Abdul Rauf berpesan, nantinya Saharuddin berangkat ke Mamuju, dan akan diantar oleh PC GP Ansor Mamuju Tengah. PC Ansor Mamuju dan Mateng akan mengurus perlengkepan keberangkatan utamanya paspor.

“Sebenarnya, PP GP Ansor memberangkatkan kedua orang tuanya Hermawan. Namun, ruoanya Ibu Hermawah juga sudah almarhumah. Sehingga yang akan diberangkatkan hanya Bapak Hermawan saja,” ucapnya.

Sementara itu, Saharuddin dan keluarga tak dapat menahan rasa haru. Ia tak menduga ditengah duka yang meyelimuti keluarganya. Kedatangan PP GP Ansor membawa kabar gembira.

“Terima kasih banyak pak. Saya Bangga terhadap anak saya, ternyata selama ini apa yang ia lakukan di organisasi Banser mendapat manfaat dan keberkahan. Saya bangga pak terhadap almarhum,” ujarnya dengan mata ber kaca-kaca.

Usai pertemuan itu, PP GP Ansor dan rombongan, berpamitan untuk melanjutkan perjalanan ke Mamuju. Sebelum berangkat mereka melakukan foto bersama. (San).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here