Gara-gara Asap, Sahabuddin Tewas di Tangan Kalman

1880

INFOSULBAR.COM, Polman – Sahabuddin (45), warga Dusun I, Desa Palece, Kecamatan Limboro, Polewali Mandar (Polman), tewas akibat dianiaya tetangga sekaligus iparnya sendiri, Kalman (50).

Kalman menghabisi nyawa Sahabuddin dengan menggunakan parang. Peristiwa itu terjadi, Rabu (17/10/18) sekitar pukul 13.00 Wita, setelah keduanya sempat terlibat cekcok hanya karena persoalan sepele.

Kronologis kejadiannya bermula sekitar pukul 12.45 Wita, saat Kalman berangkat ke kebun seorang diri untuk mengambil makanan kambing. Dalam perjalanan, pelaku bertemu dengan Sahabuddin yang saat itu bersama anaknya, Rustam (10).

Saat itu, pelaku menyampaikan kepada korban agar dapat memindahkan tempat pembakaran kopra dan menjauh dari rumah pelaku, sebab asap pembakaran kopra milik korban dianggap menganggu.

Tidak menerima teguran dari pelaku, korban akhirnya marah. Mereka pun terlibat cek cok. Emosi pelaku pun tersulut dan secara spontan mencabut parang dari sarungnya yang diikat di samping kirinya, dan mengarahkan kepada korban.

Setelah pelaku berhasil melukai korban di bagian kepala, korban akhirnya terjatuh ke tanah. Saat itu pelaku mengayungkan parang kedua kalinya dan melukai bagian belakang korban hingga akhirnya meninggal di tempat.

Setelah korban tak berdaya, pelaku akhirnya meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) dan menyerahkan diri kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Tinambung.

Kanit Sabhara Polsek Tinambung, Bripka Baskar bersama anggota Reskrim Brigpol. Hamrat Amrullah pun langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

Sementara, Korban dibawa ke Puskesmas Tinambung untuk dilakukan VER. Sedangkan pelaku telah diamankan di Polsek Tinambung.

Mencegah terjadinya aksi balas dendam, Kapolsek Tinambung, Iptu Tajuddin bersama anggota Polsek juga melakukan pendekatan kepada keluarga Korban, dan sejumlah anggota melakukan pengamanan di rumah Pelaku.

Sementaranitu, Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany, seperti yang dinukil dari 8enam.com, mengaku, rencananya pelaku akan digeser ke Polres Polman untuk antisipasi amarah keluarga korban.

“Setelah kejadian, pelaku menyerahkan diri. Kami masih mendalami unsur perbuatan dan niatnya,” terang AKP Niki Ramdhany.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here